Bupati Jember, Gus Fawait, mengajak para tokoh pondok pesantren se-Kabupaten Jember untuk bersinergi dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia .

Melalui forum komunikasi, Bupati Jember secara khusus mengundang para kyai, gus serta lora di Pendopo Wahyawibawagraha minggu dini hari untuk bersilaturahmi dan serap aspirasi apa saja usulan untuk jember yang lebih maju.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menekankan pentingnya peran pesantren dalam menggerakkan ekonomi desa, menekan angka stunting, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi melalui pendekatan sosial budaya. “Pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tapi juga memiliki potensi strategis untuk mendorong pembangunan sosial dan ekonomi di masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan santri dalam program SMK Global, agar lulusan pesantren memiliki daya saing lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Forum komunikasi ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi yang efektif antara Pemkab Jember dan pondok pesantren dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, termasuk pencegahan pernikahan dini dan peningkatan kualitas SDM santri.

Dengan langkah ini, Pemkab Jember menegaskan komitmennya untuk menjadikan pesantren sebagai mitra strategis pembangunan, sekaligus memperkuat ikatan sosial dan budaya di tengah masyarakat.(Yif)

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *