Suasana Balai Desa di wilayah Kecamatan Jombang, Jember, mendadak terasa hangat pada Senin (25/5). Sejak pagi, sejumlah warga sudah rapi mengantre. Gurat lelah di wajah mereka perlahan luntur, berganti binar lega saat satu per satu dipanggil oleh petugas.
Hari itu, Pemerintah Desa setempat resmi mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa untuk periode Mei 2026. Sebanyak 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang paling membutuhkan hadir langsung untuk menerima hak mereka.
Masing-masing keluarga membawa pulang uang tunai sebesar Rp300 ribu. Angka yang mungkin biasa bagi sebagian orang, namun teramat berharga bagi mereka yang sedang diimpit kesulitan ekonomi.
Salah satu penerima, Abdul Latif, tidak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Bagi Abdul, bantuan tunai ini adalah penyelamat dapur keluarganya yang mulai menipis.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti buat keluarga saya. Uangnya mau langsung saya pakai untuk beli kebutuhan dapur dan sembako sehari-hari,” tutur Abdul Latif dengan suara bergetar penuh syukur.
Proses pencairan sendiri berlangsung sangat tertib dan kondusif. Biar gak ada drama salah sasaran, perangkat desa mengawal langsung jalannya pembagian dari awal sampai rampung.
Siti Lailatus Sa’wanah, Perangkat Desa yang membidangi urusan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), ikut memantau langsung di lokasi. Sambil tersenyum ramah kepada warga, ia menitipkan pesan penting agar uang tersebut tidak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting.
Lewat uluran tangan BLT Dana Desa ini, pemerintah desa tidak hanya memberikan solusi jangka pendek untuk meringankan beban warganya. Lebih dari itu, bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir dan peduli pada nasib masyarakat kecil di tingkat desa.
