Program Bupati Ngantor di Desa atau Bunga Desaku yang digagas Bupati Jember Muhammad Fawait terus mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember yang merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zaenulloh, menilai Bunga Desaku bukan sekadar menghadirkan pelayanan pemerintah hingga ke pelosok desa. Program yang telah berjalan selama satu tahun ini juga menjadi ruang kolaborasi bagi berbagai instansi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
Menurutnya, kehadiran pemimpin di tengah masyarakat menjadi langkah yang efektif untuk memastikan program pemerintah berjalan merata dan tepat sasaran. Aspirasi warga pun dapat didengar secara langsung, sehingga solusi yang diberikan lebih cepat dan sesuai kebutuhan.
PMI Kabupaten Jember menjadi salah satu lembaga yang rutin terlibat dalam setiap pelaksanaan Bunga Desaku. Melalui layanan donor darah yang dibuka di lokasi kegiatan, masyarakat dapat dengan mudah mendonorkan darahnya tanpa harus datang ke kantor PMI.
Bagi PMI, kegiatan ini juga membawa dampak positif. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berdonor, layanan jemput bola tersebut turut membantu menjaga ketersediaan stok darah yang setiap hari dibutuhkan oleh pasien di berbagai fasilitas kesehatan di Jember.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dan PMI ini diharapkan terus berlanjut agar pelayanan kepada masyarakat semakin dekat, mudah dijangkau, dan memberi manfaat yang lebih luas.
