Bupati Jember Muhammad Fawait (Gus Fawait) memastikan insentif bagi 21.100 guru ngaji di Kabupaten Jember cair sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kepastian ini disampaikan dalam kegiatan Safari Ramadan di Desa Plalangan, Kecamatan Kalisat, Senin (09/03/2026).
Jumlah penerima tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari periode sebelumnya yang hanya menyasar sekitar 16.000 orang.
“Alhamdulillah, yang sudah terverifikasi saat ini mencapai kurang lebih 21.100 sekian orang. Ini lompatan besar dibandingkan periode sebelumnya yang hanya 16.000 penerima,” ujar Gus Fawait dengan antusias.
Setiap guru ngaji akan menerima insentif sebesar Rp 1,5 juta per tahun. Untuk meningkatkan kenyamanan penerima, Pemkab Jember mengubah mekanisme penyaluran. Jika sebelumnya harus mengantre panjang, kini distribusi dilakukan langsung di kantor balai desa masing-masing guna menghindari antrean panjang.
“Kami targetkan sebelum Lebaran semua insentif sudah di tangan panjenengan. Cukup datang ke balai desa, tidak perlu antre panjang seperti dulu,” tegas Gus Fawait. Selain guru ngaji, pemerintah daerah juga merencanakan pemberian insentif bagi ketua pengajian yang ditargetkan terealisasi sebelum Desember 2026.
Penyaluran tahap pertama dimulai serentak pada Selasa (10/03/2026) pukul 09.00–11.00 WIB. Kabag Kesra Setda Jember, Nurul Hafid Yasin, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Bank Jatim untuk teknis di lapangan.
“Untuk tahap awal, distribusi akan dilakukan pada tujuh kecamatan yang menjadi fokus distribusi awal adalah, Balung, Mumbulsari, Panti, Sukorambi, Sumberjambe, Sumbersari, Umbulsari.” Terang Hafid.
Penerima diwajibkan membawa dokumen persyaratan berupa Buku Rekening Bank Jatim, KTP asli, serta fotokopi KTP. Jika terdapat ketidaksesuaian identitas antara nama dan NIK, penerima harus melampirkan Surat Keterangan Beda Identitas.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *