Bupati Jember, Gus Fawait, memastikan kawasan foodstreet di Jalan Kartini, Kelurahan Kepatihan, akan tuntas tepat waktu pada akhir tahun 2026. Hal ini ditegaskannya saat meninjau langsung progres pembangunan di lapangan pada Sabtu sore (11/4/2026).
Dalam tinjauan tersebut, Bupati menyatakan bahwa pengerjaan fisik sejauh ini berjalan sesuai jadwal (on the track). Meski menginginkan efisiensi waktu, ia menekankan bahwa standar kualitas dan keindahan bangunan tetap menjadi harga mati.
Gus Fawait menjelaskan bahwa proyek di Jalan Kartini memiliki tingkat kerumitan yang berbeda dibandingkan proyek infrastruktur jalan pada umumnya. Karena dirancang sebagai pusat daya tarik wisata kuliner, diperlukan ketelitian ekstra pada aspek estetika dan fasilitas pendukung.
“Membangun jalan itu mudah, tinggal aspal atau beton saja. Tapi karena ini dirancang sebagai ikon daya tarik wisata kuliner, perlu ketelitian dan proses yang matang. Insya Allah, akhir tahun ini sudah bisa selesai,” ujar Gus Fawait di lokasi peninjauan.
Mengingat lokasi Jalan Kartini yang strategis namun berpotensi sangat padat (crowded), Pemerintah Kabupaten Jember kini mulai mematangkan simulasi pengaturan lalu lintas. Selain itu, aspek kebersihan dan ketersediaan sarana pendukung lainnya juga menjadi sorotan utama agar pengunjung merasa nyaman.
Pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru meresmikan proyek jika detail fasilitasnya belum maksimal. Penataan yang matang diharapkan mampu menjadikan kawasan ini sebagai simbol modernitas sekaligus pusat keramaian baru yang tertib.
Hadirnya foodstreet ini diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat Jember, khususnya bagi para pelaku UMKM lokal. Selain mempercantik wajah kota agar terlihat lebih modern, kawasan ini diharapkan mampu meningkatkan perputaran uang di sektor riil.
“Semuanya harus ditata dengan baik dan dibangun dengan kualitas tinggi, sehingga nantinya benar-benar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi warga Jember,” pungkasnya.
