Pemerintah Kabupaten Jember memberikan jaminan sosial bagi pengemudi ojek online (ojol) dan insentif bagi guru ngaji lintas agama dalam peringatan Nuzulul Qur’an di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (07/03/2026) malam.
Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), menyatakan langkah ini merupakan bagian dari komitmen peningkatan kesejahteraan masyarakat lapisan bawah dalam program “Jember Baru, Jember Maju”.
Para pengemudi ojol di Jember kini resmi terlindungi BPJS Ketenagakerjaan untuk memitigasi risiko kerja. Selain itu, Gus Fawait menegaskan bahwa status Jember yang sudah mencapai Universal Health Coverage (UHC) menjamin akses kesehatan mereka.
“Panjenengan semua sudah dilengkapi BPJS Ketenagakerjaan. Jember sudah UHC, otomatis panjenengan dicover juga BPJS Kesehatannya. Kalau sakit, tinggal ke rumah sakit,” ujar Gus Fawait.
Gus Fawait juga menyerahkan insentif secara simbolis kepada guru ngaji muslim dan nonmuslim. Berbeda dengan tahun sebelumnya, sistem penyaluran kini diubah untuk menjaga kenyamanan penerima.
“Pemberian insentif dilakukan dengan cara yang lebih terhormat. Tidak ada lagi antrean panjang seperti tahun-tahun lalu. Kami salurkan tepat di bulan Ramadan agar manfaatnya lebih terasa,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah capaian dan rencana strategis satu tahun kepemimpinannya, antara lain. Rencana pembangunan flyover di perempatan Mangli dan pelebaran jalan jalur Tanggul hingga Mangli. Revitalisasi Pasar Tanjung dan optimalisasi Bandara Jember. Penyederhanaan pengurusan KTP yang kini cukup dilakukan di kantor kecamatan untuk warga luar kota guna memecah penumpukan di Dispendukcapil.
Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda dan kepala OPD ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan warga, khususnya yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *