Di tengah kondisi ekonomi global, angka pengangguran di Jember justru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyebutkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tahun 2025 turun hingga 3,07%. Kalau dibandingkan tahun sebelumnya, ada penurunan sekitar 1,55%.

Artinya, ratusan warga yang sebelumnya belum bekerja, sekarang sudah punya penghasilan dan aktivitas yang lebih pasti.

Yang menarik, penurunan ini juga cukup terasa di kalangan perempuan. Partisipasi perempuan di dunia kerja meningkat, menandakan peluang kerja di Jember makin terbuka dan lebih inklusif.

Di sisi lain, minat masyarakat untuk masuk ke dunia kerja juga naik. Ini terlihat dari meningkatnya angka partisipasi angkatan kerja.

Dari penelusuran di lapangan, ada beberapa hal yang jadi pendorong yakni Program pemberdayaan UMKM makin aktif, Pelatihan kerja mulai menyasar anak muda serta iklim investasi disebut makin terbuka.

Pemerintah daerah tampaknya nggak cuma fokus di satu sektor, namun berjalan bersama di banyak lini.

Dengan fakta tersebut, kita bisa lihat kalau penanganan pengangguran memang butuh sinergi bersama dan strategi yang menyeluruh.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *