Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang diinisiasi Bupati Jember, Gus Fawait, terbukti menjadi solusi nyata bagi masyarakat pelosok. Kehadiran Mobil Pelayanan Keliling Sadar Adminduk (Monalisa) di Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, pada 6-7 April 2026 lalu, disambut antusias oleh warga yang selama ini terkendala jarak dan akses menuju pusat kota.
Pelayanan jemput bola ini dinilai sangat efektif dalam memberikan kepastian hukum bagi warga melalui penerbitan dokumen kependudukan secara cepat dan transparan.
Salah satu warga Desa Suco, Maisa (26), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini. Ia menceritakan pengalamannya mengurus revisi dan cetak KTP baru milik suaminya yang selesai dalam waktu kurang dari 30 menit.
Bagi Maisa, kehadiran layanan di balai desa ini menghapus memori buruk tentang pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) yang identik dengan antrean panjang dan risiko praktik percaloan.
“Alhamdulillah, tidak sampai 30 menit selesai. Saya sangat terbantu karena tidak perlu jauh-jauh ke kota. Jujur, saya tidak hafal jalan ke kota dan takut tersesat,” ungkap Maisa.
Keberadaan layanan Monalisa di tengah agenda Bunga Desaku ini memberikan rasa aman bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas. Selain memperpendek jarak tempuh, masyarakat kini bisa mendapatkan pelayanan yang setara dengan kantor dinas tanpa harus meninggalkan aktivitas harian mereka di desa.
Maisa berharap program ini dapat terus berlanjut dan disosialisasikan secara lebih masif agar manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak warga Jember yang membutuhkan.
Antusiasme warga tercermin dari produktivitas layanan selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Jember, terdapat total 70 dokumen yang berhasil diterbitkan di lokasi, yang meliputi, Cetak KTP 32 dokumen, cetak Kartu Keluarga (KK) 18 dokumen, Akta Kelahiran 11 dokumen, Akta Kematian 3 dokumen, Perekaman e-KTP 2 dokumen, Biodata & KIA 4 dokumen.
