Bupati Jember, Gus Fawait, terus berupaya memangkas jarak urusan birokrasi antara pemerintah dan rakyat, melalui program unggulan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan). Terbaru, Gus Fawait memboyong jajaran dinas untuk menyerap aspirasi langsung di Kecamatan Mumbulsari pada 6 – 7 April 2026.
Mumbulsari menjadi kecamatan kesembilan yang dikunjungi, menyusul kesuksesan serupa di Kecamatan Tanggul, Silo, Ambulu, Panti, Arjasa, Kencong, Sumberbaru, dan Tempurejo. Program ini dipandang sebagai instrumen vital untuk memastikan transparansi dan kecepatan respons pemerintah terhadap masalah di tingkat akar rumput.
Gus Fawait menekankan bahwa kehadiran fisik jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember di pelosok desa tidak bisa digantikan oleh kemajuan teknologi. Menurutnya, distribusi informasi pembangunan melalui media sosial belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Banyak warga kita yang belum memiliki akses penuh terhadap teknologi atau ponsel pintar. Melalui Bunga Desaku, kami hadir secara fisik untuk menjemput bola. Ini adalah metode sosialisasi paling efektif untuk memastikan program pemerintah diketahui oleh warga di wilayah pelosok,” ujar Gus Fawait.
Dengan metode tatap muka ini, pemerintah dapat mendengarkan kendala rill masyarakat secara langsung tanpa harus melalui perantara birokrasi yang panjang.
Selain fungsi pelayanan, program ini juga menjadi panggung penghormatan bagi para penggerak masyarakat di lini terdepan. Gus Fawait memberikan perhatian khusus kepada Ketua RT/RW, kader posyandu, hingga tokoh pengajian lokal. Dengan memberikan bantuan paket sembako.
“Ini adalah momen di mana kita mengundang mereka yang berada di barisan terdepan, seperti RT, RW, dan petugas posyandu. Alih-alih memberikan fasilitas kepada kalangan atas, kami memilih memberikan dukungan nyata kepada mereka. Ini adalah bentuk apresiasi positif dan semangat kebersamaan,” tambahnya.
Peninjauan langsung ini diharapkan dapat meningkatkan sensitivitas seluruh perangkat daerah terhadap kondisi lapangan yang sebenarnya. Gus Fawait optimis, sinergi antara kebijakan kabupaten dengan kebutuhan spesifik di tingkat desa akan mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh di Kabupaten Jember.
