Pemerintah Kabupaten Jember menggelar Operasi “Indonesia Asri” (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan pusat kota akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jember, Bambang Rudianto, bersama Satuan Tugas Infrastruktur dan Tata Ruang (Satgas ITR).

Sekitar 100 personel gabungan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terlibat dalam operasi tersebut, di antaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas PU Bina Marga, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta unsur Kecamatan Kaliwates.

Penertiban difokuskan pada penggunaan bahu jalan dan trotoar yang dimanfaatkan untuk kegiatan usaha maupun aktivitas lain yang mengganggu akses pejalan kaki dan lalu lintas kendaraan. Sejumlah ruas jalan protokol yang menjadi sasaran operasi antara lain Jalan Trunojoyo, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, dan Jalan Ahmad Yani.

Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudianto, mengatakan bahwa penertiban ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang telah dilakukan selama tiga hari sebelumnya kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Ia menegaskan bahwa trotoar diperuntukkan bagi pejalan kaki, sedangkan badan jalan digunakan untuk transportasi kendaraan. Karena itu, pemanfaatan ruang publik harus sesuai dengan aturan dan perizinan dari pemerintah daerah.

Meski melakukan penertiban, Pemkab Jember juga menyiapkan alternatif lokasi bagi pedagang agar tetap dapat menjalankan usaha secara tertib, seperti pemanfaatan ruang terbuka hijau, lapangan, serta rencana pembangunan pusat kuliner atau pujasera.

Melalui operasi ini, pemerintah berharap tercipta tata ruang kota yang lebih tertib, akses publik yang nyaman bagi pejalan kaki, serta lingkungan perkotaan yang bersih, aman, dan indah. (Yif)

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *