Bupati Jember, Muhammad Fawait, menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Jember untuk siaga penuh selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan gangguan kesehatan akibat perubahan pola makan drastis masyarakat saat merayakan Lebaran.

​Gus Fawait menyoroti risiko kesehatan yang muncul dari tradisi kuliner Lebaran, seperti hidangan bersantan dan berlemak, yang kerap memicu masalah pencernaan atau penyakit degeneratif lainnya.

​”Masa peralihan setelah puasa ditambah budaya silaturahmi (ngelencer) dengan hidangan khas Lebaran biasanya memicu peningkatan kebutuhan pelayanan kesehatan,” ujar Gus Fawait, Senin (23/3/2026).

​Untuk memastikan kesiapan di lapangan, Bupati menjadwalkan peninjauan langsung ke sejumlah puskesmas dan rumah sakit milik pemerintah. Fokus peninjauan meliputi ketersediaan tenaga medis (nakes), stok obat-obatan, serta kesiagaan armada ambulans selama libur panjang.

​Selain sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Jember juga memperkuat koordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP untuk menjaga kelancaran lalu lintas, terutama di jalur menuju destinasi wisata. Nakes juga disiagakan di pos-pos pengamanan strategis untuk memberikan pertolongan pertama jika diperlukan.

​”Intinya kewajiban pemerintah sudah direalisasikan, agar masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan aman dan tenang,” pungkasnya.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *