Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember memastikan seluruh hak keuangan tenaga kerja di lingkungan pemerintah hingga tingkat desa terealisasi sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil untuk meningkatkan daya beli sekaligus menjamin kesejahteraan para pelayan publik saat lebaran.

​Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada minggu (22/03/2026 menyatakan bahwa hampir seluruh kewajiban pemerintah kabupaten telah dicairkan.

​”Alhamdulillah, hampir seluruh kewajiban Pemkab Jember sudah terealisasi. Kami ingin masyarakat, khususnya para pelayan publik, bisa berlebaran dengan tenang,” ujar Gus Fawait.
​Beberapa poin realisasi anggaran yang menjadi prioritas meliputi. Pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji bagi PNS serta PPPK, termasuk pegawai paruh waktu. Penyaluran insentif Guru Ngaji yang mencapai 99 persen serta pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG). Percepatan honorarium kader posyandu yang semula dijadwalkan akhir Maret, dimajukan agar cair sebelum Lebaran.

​Terkait potensi inflasi akibat meningkatnya perputaran uang menjelang hari raya, Bupati yang berlatar belakang pendidikan ekonomi ini menilai kondisi makroekonomi Jember masih dalam kategori sehat.

​Menurutnya, kenaikan harga adalah hal wajar dalam pertumbuhan ekonomi selama tetap terkendali. “Selama inflasi tetap berada di bawah angka pertumbuhan ekonomi, maka kondisi ekonomi daerah dinilai masih aman dan sehat,” pungkasnya.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *