Di usianya yang tak lagi muda, Mbah Suminem masih ingat betul perjuangan mendiang suaminya, Sadiran, saat mempertaruhkan nyawa merebut kemerdekaan Indonesia. Kehangatan luar biasa mendadak menyelimuti kediamannya di Kecamatan Sumbersari, Jember, pada Selasa (11/8).
Menjelang Peringatan HUT ke-81 RI, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan Dinsos PPPA Kabupaten Jember menggelar aksi bakti sosial bertajuk “Bakti Negeri Anak Bangsa”.
Rombongan turun langsung mengetuk pintu rumah enam Janda Perintis Kemerdekaan (JPK) dan ahli waris pahlawan yang tersebar di wilayah Jember.
Aksi sosial ini dibagi menjadi tiga tim yang bergerak menyisir berbagai kecamatan di Jember, Sumbersari Mbah Suminem (istri alm. Sadiran). Ledokombo Ibu Supakmi (istri alm. Ali Muksin). Balung Ibu Umi Kulsum dan Ibu Wagiyah. Rambipuji Ibu Sajem Probowati (istri alm. Rahono) dan Ibu Saminten (istri alm. Abd. Sukur).
Tim gabungan yang terdiri dari petugas Dinsos PPPA, TKSK, tim medis UPT PSTW Kasiyan Puger, hingga pelajar dari Sekolah Rakyat Ajung tak cuma datang membawa paket sembako dan cenderamata dari Pemprov Jatim.
Petugas lakukan cek kesehatan gratis, tim medis memeriksa tensi darah, kondisi fisik, serta membagikan suplemen vitamin dan obat-obatan. Dan aksi beersih rumah, petugas dan relawan bahu-membahu membersihkan area rumah lansia agar lebih sehat, rapi, dan nyaman dihuni.
“Ini adalah wujud kepedulian dan ikatan kasih sayang pemerintah kepada keluarga pejuang. Kami ingin memastikan negara hadir memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas jasa sejarah mereka,” tegas Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos PPPA Jember, Wiwik Puspa Dewi.
Kehadiran anak-anak dari Sekolah Rakyat Kecamatan Ajung memberikan warna tersendiri. Para generasi muda ini gak cuma membaca kisah perjuangan dari buku pelajaran di sekolah, tapi bisa mengobrol dan mendengarkan langsung kesaksian sejarah dari pendamping pahlawan secara emosional.
Lewat momen hangat ini, peringatan hari kemerdekaan gak cuma berhenti di panggung seremoni tahunan. Lebih dari itu, aksi ini jadi jembatan kasih sayang agar negara tak pernah lupa pada mereka yang telah berjasa membidani lahirnya Republik ini.
