Perhatian Pemerintah Kabupaten Jember terhadap kelompok masyarakat rentan terus diwujudkan secara nyata di lapangan. Mewakili Bupati Jember Gus Fawait, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, menerjunkan tim untuk menyisir dan mendatangi langsung rumah dua lansia tunggal di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang. Dua warga lansia tersebut adalah Bu Salmas dan Bu Diah.
Kepala Dinsos Jember, Akhmad Helmi Luqman, menegaskan bahwa inisiatif home visit ini dirancang agar menjadi program homecare ke depannya.
“Keberhasilannya tentu membutuhkan partisipasi tidak hanya dari Dinsos dan Dinkes, tetapi juga pengurus RT, RW, hingga Kepala Desa yang mampu mendeteksi keberadaan warga yang membutuhkan,” tegas Helmi.
Salah satu fokus utama dalam penjangkauan ini adalah, lansia yang hidup sebatang kara atau lansia tunggal. Petugas menyisir langsung rumah warga untuk memastikan mereka yang tergolong rentan tetap mendapatkan hak dan fasilitas sosial yang memadai.
Helmi menjelaskan bahwa mayoritas lansia tunggal di wilayah tersebut telah terdaftar dan menerima berbagai program bantuan sosial (bansos). Bantuan yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta alokasi beras dari Bulog. Di samping pemenuhan kebutuhan pangan, perhatian utama juga diarahkan pada aspek kesehatan.
Saat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, tim nakes mencatat banyak lansia memiliki keluhan kesehatan tekanan darah tinggi atau hipertensi akibat pola makan harian. Petugas medis di lapangan pun bergerak cepat dengan memberikan obat penurun tensi sekaligus memberikan edukasi kesehatan secara gratis.
Helmi menambahkan, pelayanan door-to-door diharapkan seluruh warga lansia, kelompok masyarakat rentan, ibu hamil berisiko tinggi, hingga penyandang disabilitas dapat terlayani secara optimal tanpa harus mendatangi fasilitas kesehatan seperti Puskesmas.
