Sabtu (1/8) siang kemarin, suasana tenang di Cluster Kenari, Jalan Mojopahit, Kelurahan Kaliwates, Jember mendadak tegang. Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lahan kosong tepat di belakang pusat perbelanjaan Transmart Jember.
Angin kencang dan teriknya cuaca kemarau membuat api dari pembakaran liar cepat menyambar semak belukar yang mengering. Api dengan cepat membesar dan mengancam deretan rumah warga di sekitarnya.
Melihat kobaran api mulai mengganas sekitar pukul 11.30 WIB, warga setempat tidak tinggal diam atau sibuk rekam video. Dengan sigap, para tetangga langsung mengambil ember, selang air rumah tangga, dan alat seadanya untuk mengepung kobaran api.
Aksi nekad dan cepat ini jadi benteng pertahanan paling krusial. Pergerakan “Si Jago Merah” berhasil diperlambat sambil menunggu tim damkar tiba di lokasi.
“Aksi awal warga sangat menentukan. Saat masyarakat bergerak cepat dan langsung melapor, risiko menjalarnya api ke area yang lebih luas bisa kita tekan,” ungkap Ferry Irawan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember.
Sekitar pukul 12.30 WIB, tim gabungan dari UPT Pemadam Kebakaran, BPBD Jember, dan Polsek Kaliwates tiba di lokasi. Petugas langsung menyemprotkan air secara masif dan melakukan proses pendinginan agar tidak ada sisa bara yang memicu api susulan.
Musim kemarau begini, rumput kering gampang banget terbakar cuma gara-gara percikan kecil. Pihak BPBD Jember mengimbau warga buat menahan diri dari kebiasaan membakar sampah atau buang puntung rokok sembarangan di lahan kosong.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *