Keramaian kecil sempat menyita perhatian warga Kampung Krajan, Kelurahan Mangli, Kaliwates, pada Senin (27/7) sore. Kehadiran seorang pria paruh baya yang tiba-tiba “menetap” di pekarangan rumah warga sambil menumpuk sampah plastik sempat memicu keresahan lingkungan sekitar.
Pria yang diketahui bernama Sarli (40) itu tampak linglung dengan pakaian lusuh. Beruntung, alih-alih diusir secara kasar atau dihakimi, warga sekitar memilih langkah bijak dengan langsung mengontak pihak berwenang.
Laporan masyarakat yang masuk sekitar pukul 15.00 WIB langsung direspons cepat oleh Tim Penjangkauan UPTD Lingkungan Pondok Sosial (Liposos) Dinsos PPPA Jember. Petugas segera merapat ke lokasi dan berkoordinasi dengan perangkat kelurahan setempat.
Saat coba diajak mengobrol, Sarli hanya menatap kosong dan tak mampu menjawab pertanyaan petugas. Kondisi ini menjadi sinyal kuat bahwa ia membutuhkan penanganan medis dan sosial secepatnya.
Petugas Liposos Jember, Agus Widodo, menjelaskan bahwa evakuasi harus segera dilakukan demi kebaikan bersama.
“Saat diajak berinteraksi, ia tidak menjawab dan sangat bingung. Demi keamanan lingkungan sekaligus keselamatan klien, kami langsung mengevakuasinya ke shelter Liposos,” ujar Agus di lokasi.
Proses evakuasi berlangsung tenang dan penuh empati. Setibanya di shelter Liposos Jember, Sarli langsung mendapat perawatan awal, seperti pembersihan diri, pendataan identitas, pemeriksaan kesehatan awal, hingga penanganan rehabilitasi sosial lanjutan.
Kepala UPTD Liposos Dinsos PPPA Jember, Roni Efendi, menegaskan bahwa penanganan masalah sosial seperti ini butuh sinergi kuat antara warga dan pemerintah.
“Penanganan cepat ini tidak hanya menjawab kekhawatiran warga, tetapi yang utama adalah memastikan klien mendapatkan ruang yang aman dan perawatan yang layak sesuai prosedur,” tegas Roni.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *