Suasana hangat menyelimuti beberapa rumah sederhana di pelosok Kecamatan Mayang, Jember, pada Rabu (22/7). Senyum bahagia tak bisa disembunyikan dari raut wajah lima warga lanjut usia (lansia) saat pintu rumah mereka diketuk oleh rombongan Dinas Sosial PPPA Kabupaten Jember.
Aksi jemput bola lewat agenda Bunga Desaku ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinsos PPPA Jember, Akhmad Helmi Luqman. Bukan sekadar datang menyapa, petugas membawa “oleh-oleh” berupa paket bantuan medis dan kebutuhan harian untuk memanjakan para lansia.
Tak setengah-setengah, bantuan yang diserahkan di empat desa berbeda ini disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing lansia.
Di Desa Mrawan Bu Salma & Bu Diah, menerima paket sembako, perlengkapan pakaian, dan kasur lipat baru. Desa Mayang Bu Rofi’ah, mendapat sembako, kasur lipat, plus alat bantu jalan (walker) agar bisa melangkah lebih stabil. Desa Seputih dan Sidomukti Mbah Lima dan Mbah Jesmani, masing-masing membawa pulang kursi roda baru, sembako, dan kasur nyaman.
Helmi mengungkapkan bahwa penjangkauan langsung ini merupakan pemetaan awal sebelum program unggulan Home Care yang digagas Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait (Gus Fawait), resmi diluncurkan.
Program ini membalik pola lama. Jika dulu lansia harus bersusah payah pergi ke puskesmas, kini giliran nakes yang mendatangi rumah warga.
“Lewat skema Home Care, pemeriksaan medis dilakukan langsung di rumah. Jika ditemukan penyakit kronis atau kondisi darurat, pasien bisa langsung berkonsultasi via video call bersama dokter umum maupun spesialis,” terang Helmi.
Meski pemerintah sudah menyiapkan peralatan canggih dan layanan medis jemput bola, Dinsos PPPA mengingatkan bahwa perhatian keluarga dan tetangga adalah “obat” paling ampuh. Kasih sayang dan perhatian harian tetap menjadi kunci utama agar para lansia bisa menikmati usia senja dengan tenang dan bahagia.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *