Suasana di Dusun Botosari, Desa DukuhMencek, Kecamatan Sukorambi, Jember mendadak ramai pada Rabu (24/6) siang. Bukan karena ada penertiban yang kaku, melainkan karena hadirnya misi kemanusiaan dari tim gabungan lintas sektor yang datang untuk menolong sesama.
Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga mengenai adanya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tanpa identitas yang telantar. Alih-alih represif, proses evakuasi justru berjalan sangat sejuk, tenang, dan mengedepankan sisi humanis.
Menangani masalah sosial di tingkat akar rumput memang butuh kerja sama tim yang solid. Di lokasi, berbagai elemen tampak bahu-membahu menenangkan warga berkebutuhan khusus tersebut, di antaranya, Kasi PMKS Kecamatan Sukorambi, Yuni Soehono, S.Sos, Tim Kesehatan Jiwa UPTD Puskesmas Sukorambi dan Personel Polsek & Anggota Danposramil Sukorambi.
Sebelum dipindahkan, tim medis dari Puskesmas terlebih dahulu melakukan asesmen kesehatan secara telaten untuk memastikan kondisi fisik dan psikologisnya dalam keadaan aman.
“Kami dari kepolisian memastikan seluruh proses berjalan aman dan kondusif. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Aiptu Darto Simponi, Bhabinkamtibmas Polsek Sukorambi.
Aksi cepat tanggap di Sukorambi ini merupakan cerminan langsung dari instruksi Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Pria yang akrab disapa Gus Fawait ini memang gencar meminta seluruh jajarannya untuk memperkuat jaring pengaman sosial, terutama bagi kelompok masyarakat yang paling rentan dan membutuhkan.
Kasi PMKS Sukorambi, Yuni Soehono, mengingatkan bahwa rantai kepedulian seperti ini tidak boleh terputus agar mereka yang terpinggirkan tetap mendapatkan hak pelayanan yang layak dari negara.
Setelah pemeriksaan awal di lokasi kelar, warga tanpa identitas tersebut langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember. Di sana, ia akan mendapatkan perawatan lanjutan yang jauh lebih layak, sementara petugas mulai melacak identitas aslinya.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *