Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, tak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Keberadaannya juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian desa dengan menyerap 100 persen tenaga kerja lokal.

Kepala SPPG, Harun Al Rasyid, mengatakan saat ini operasional SPPG didukung oleh 49 personel, terdiri dari 46 relawan dan tiga tim inti, yakni kepala SPPG, akuntan, dan pengawas gizi.

Menurutnya, proses perekrutan relawan dilakukan secara selektif dengan mengutamakan masyarakat dari keluarga kurang mampu berdasarkan kategori desil 1 hingga desil 3. Selain itu, seluruh calon relawan wajib memenuhi persyaratan administrasi, termasuk memiliki surat keterangan sehat, mengingat aktivitas mereka berkaitan langsung dengan pengolahan makanan yang harus memenuhi standar higiene dan sanitasi.

“Rekrutmen kami utamakan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan pekerjaan, sehingga manfaat program ini juga dirasakan secara ekonomi oleh warga sekitar,” ujar Harun, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan seluruh relawan yang bekerja di SPPG berasal dari Desa Wringinagung tanpa melibatkan tenaga kerja dari luar daerah.

Kehadiran SPPG pun mulai dirasakan manfaatnya oleh para relawan. Layla, salah seorang pekerja, mengaku penghasilannya membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga karena suaminya hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

Hal senada disampaikan Mia, relawan lainnya. Ia berharap program SPPG terus berlanjut karena menjadi sumber penghasilan bagi banyak keluarga di desanya.

Dengan menyerap tenaga kerja lokal dan memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah, SPPG tidak hanya menjalankan program pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *