Pemerintah Kabupaten Jember mengonfirmasi bahwa penyaluran dana insentif bagi puluhan ribu guru ngaji di seluruh wilayah Kabupaten Jember telah rampung disalurkan secara tuntas. Kepastian tersebut disampaikan Bupati Jember, Gus Fawait, saat melakukan kegiatan Bunga Desaku di Kecamatan Mayang, Rabu (22/7/2026).
Gus Fawait menjelaskan bahwa skema pembagian insentif tahun ini diubah untuk meningkatkan kenyamanan para penerima manfaat. Pencairan dana dialihkan langsung ke masing-masing balai desa untuk mencegah antrean panjang dan kerumunan warga.
“Penyaluran telah kita tuntaskan dan dilaksanakan secara terhormat di balai desa setempat. Langkah ini diambil agar para guru ngaji tidak perlu lagi mengantre lama dalam proses pencairannya,” ujar Gus Fawait.
Berdasarkan data resmi Pemkab Jember, kuota penerima insentif guru ngaji pada periode ini melonjak signifikan menjadi lebih dari 21.400 orang. Angka tersebut meningkat pesat dibanding kuota tahun sebelumnya yang berada di kisaran 17.000 penerima. Untuk menjaga akurasi data di lapangan, pemkab melibatkan jajaran kepala desa dalam proses verifikasi dan pengawasan penerima manfaat.
Selain bantuan operasional berupa uang tunai, Pemkab Jember juga memfasilitasi para guru ngaji dengan jaminan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan serta akses program beasiswa pendidikan perguruan tinggi khusus bagi anak-anak mereka.
“Putra-putri guru ngaji yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi melalui program beasiswa Pemkab Jember,” pungkasnya.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *