Meski layanan kesehatan Homecare baru akan dilaunching Jumat (24/7/2026). Pemkab Jember sudah lebih dulu menggerakkan para nakes untuk memberikan layanan kesehatan jemput bola ke rumah warga.
Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Nidhi (75), warga Dusun Gempal, Desa Pakusari, Kecamatan Pakusari. Ia mendapatkan pemeriksaan kesehatan intensif dari tim nakes Puskesmas Pakusari langsung di kediamannya.
Alma, putri dari Nidhi, mengungkapkan bahwa ibunya sempat mengalami trauma dan enggan diperiksa ke puskesmas maupun rumah sakit pasca-operasi usus buntu beberapa tahun lalu.
“Ibu saya ini trauma mau periksa ke puskesmas atau rumah sakit, ungkap Alma. Dengan ehadiran dokter yang mau datang langsung ke rumah memberikan harapan baru bagi kesembuhan ibu Nidhi.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pakusari, dr. Dian Alfiyatul Uliyah, menegaskan bahwa penjangkauan Homecare ditujukan untuk memangkas hambatan geografis dan sosial dalam pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi lansia dan warga berpenyakit kronis.
Ia menambahkan, pemantauan pasca-operasi serta deteksi dini penyakit di lapangan melalui Homecare diharapkan mampu menekan risiko komplikasi medis sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pakusari.
“Melalui integrasi pemantauan pasca-operasi dan penemuan kasus baru di lapangan, layanan Homecare diharapkan dapat terus menekan angka komplikasi penyakit dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Jember secara menyeluruh,” katanya.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *