Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan langkah taktis guna mengatasi kendala geografis dalam pelaksanaan program pelayanan kesehatan berkunjung ke rumah Homecare. Pemkab Jember akan mengevaluasi serta mengalihkan aset kendaraan roda dua (R2) dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk digunakan tenaga kesehatan di area sulit dijangkau.
Bupati Jember, Gus Fawait, menyampaikan bahwa armada sepeda motor tersebut dialokasikan ke puskesmas-puskesmas di kawasan pegunungan demi menunjang mobilitas nakes.
“Penambahan armada sepeda motor ini ditujukan untuk menunjang mobilitas tenaga medis menembus medan sulit, sehingga layanan Homecare dapat menjangkau seluruh masyarakat secara merata,” ujar Gus Fawait, Minggu (9/8/2026).
Kepala Puskesmas Sumberbaru, dr. A. Bawin Budiharto, menjelaskan bahwa dari total wilayah kerjanya, terdapat enam desa di dataran tinggi yang pemukimannya tidak dapat dilalui mobil operasional.
“Ada enam desa di wilayah dataran tinggi yang tidak semuanya bisa dilalui kendaraan roda empat, tenaga kesehatan di lapangan menyiapkan berbagai inovasi dan penyesuaian teknis agar pelayanan tetap tersampaikan,” ujar dr. Bawin.
Saat ini, Puskesmas Sumberbaru mengampu 456 sasaran Homecare, meliputi 146 ibu hamil dan 28 balita terindikasi stunting. “Setiap puskesmas memiliki jumlah sasaran yang berbeda-beda. Untuk wilayah kami, kunjungan ke rumah-rumah warga ini rutin kami lakukan setiap bulan,” pungkasnya.
Selain pemeriksaan medis bulanan, Pemkab Jember melengkapi program ini dengan penyaluran bantuan sosial dan paket sembako berkala.
