Kedatangan Bupati Jember, Gus Fawait, bersama Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Dr. Rahmadi Indra Tektona, ke kediaman Nitam, warga Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, disambut antusias warga, Rabu (5/8/2026) siang.
Kunjungan tersebut dilakukan saat petugas Puskesmas Sumberbaru melaksanakan pemeriksaan kesehatan melalui program Homecare Pemerintah Kabupaten Jember.
Nitam, pria kelahiran 1964, diketahui mengalami stroke ringan sejak dua tahun terakhir. Kondisinya membuat keluarga kesulitan membawanya untuk mendapatkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan.
Misnipa, istri Nitam, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang datang langsung ke rumah.
“Kedatangan petugas kesehatan ke rumah kami ini jelas sangat membantu. Soalnya, kami kesulitan membawa Bapak (Nitam) ke rumah sakit,” ujar Misnipa, 57 tahun.
Dalam pelaksanaan Homecare tersebut, petugas Puskesmas Sumberbaru tidak hanya mengunjungi Nitam. Pemeriksaan juga dilakukan di dua rumah lainnya.
Petugas menyambangi Nuryani, warga Dusun Krajan Kidul, Desa Yosorati, yang mengalami stroke ringan. Selanjutnya, petugas mendatangi Moh. Ali Mudi, warga Dusun Sumberjo, Desa Yosorati, yang menderita Parkinson.
Pelayanan kesehatan gratis secara jemput bola ini turut mendapat perhatian dari warga sekitar. Matirjo, salah seorang tetangga Nitam yang berjualan di depan rumahnya, mengaku senang melihat adanya perhatian pemerintah terhadap warga yang mengalami keterbatasan.
Ia mengaku tidak tega melihat kondisi Nitam yang kesulitan berobat. Menurutnya, program Homecare sangat membantu karena warga tidak perlu datang dan mengantre di puskesmas.
“Alhamdulillah, orang seperti Pak Nitam bisa diperhatikan. Tak perlu datang ke puskesmas, tak perlu antre, tetapi didatangi, diperiksa, diberi obat, bahkan diberi bantuan,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Nia, tetangga Moh. Ali Mudi. Perempuan berusia 37 tahun itu mengapresiasi program Homecare yang dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu dan warga yang memiliki keterbatasan untuk mengakses fasilitas kesehatan.
Menurutnya, kehadiran tenaga kesehatan hingga ke rumah warga menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah. Terlebih, Bupati Jember turut turun langsung melihat kondisi masyarakat.
“Alhamdulillah, program kesehatan gratis ke rumah-rumah ini saya rasa cocok untuk orang-orang yang tidak mampu. Semoga terus berjalan dan menjangkau orang-orang yang membutuhkan,” tandasnya.
